Asal Usul Sejarah Makanan Rawon 

Asal Usul Sejarah Makanan Rawon 

Asal Usul Sejarah Makanan Rawon  – Rawon adalah masakan tradisional Indonesia berupa sup daging berkuah hitam sebagai campuran bumbu khas yang mempunyai kandungan kluwek. Rawon, biarpun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur, dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur.

Asal Usul Sejarah Makanan Rawon 

Rawon dikenal masyarakat sebagai makanan khas dari khas Jawa Timur. Hanya saja, makanan sama termasuk dikenal oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (Surakarta). Makanan Betawi di Jakarta termasuk tersedia yang sama sekali dengan rawon, meski pakai ikan, yang dikenal dengan nama kuah pucung. Begitu termasuk di Pekalongan yang disebut garang asem. Sementara, tampilan sama termasuk hadir di Makassar dengan nama palu kalua.

Bahan makanan kluwek untuk membuat rawon ternyata beberapa kali disebut di dalam Serat Centhini yakni salah satu naskah sastra Jawa yang ditulis terhadap tahun 1735 Jawa berbunyi tata peranan swareg nata (tahun 1811 Masehi). Tetapi tentang histori rawon ini tetap belum tahu asalnya dari mana. Tetapi banyak orang yang memperkirakan bahwa rawon itu makanan yang di makan oleh raja-raja zaman dulu yang awal bermula dari makanan rakyat.

Pada kebanyakan makanan rawon terdiri dari daging dan kuah hitam yang sangat tepat menjadi lauk lezat menggugah selera. Namun terhadap selagi ini rawon di sediakan dengan cocok selera masing-masing. Bagi yang menyukai cita rasa pedas, rawon pun mampu di sediakan dengan rasa yang pedas apalagi bila sambil memainkan slot online pada Situs Judi Slot Gampang Menang Deposit Pulsa rasanya semakin lezat guys. Maka tak heran jikalau kini area makan banyak yang tawarkan rawon setan yang memiliki cita rasa pedas.

Bahan-Bahan Bila Kamu Ingin Membuat Rawon

Rawon pun telah di modifikasi sedemikian rupa. Kini rawon banyak wujudnya dengan diimbuhi embel-embel nama dan lokasi. Ada rawon Surabaya, rawon Blora, rawon dengkul, rawon Malang, rawon Setan, rawon Nguling, dan tetap banyak ulang penyebutan dengan embel-embel Mengenakan nama dan lokasi. Bahkan Di Singapura dan Malaysia telah tersedia yang berjualan rawon disana.

Bahan:

Persiapkan 800 gram daging sapi agak berlemak sedikit, 2 liter air, 2-3 lembar daun salam, 3-4 batang serai, Lengkuas, Potongan 6 lembar daun jeruk dan 3 sdm minyak untuk menumis.

Bumbu:

Siapkan 6-8 butir bawang merah tergantung selera, kemudian 4 siung bawang putih, 3-7 buah cabai merah tergantung kamu suka pedas atau tidak, kemudian 3 pcs kemiri, 1 1/2 sdt ketumbar, 4 buah kluwek tua, lalu di kukus, jahe, kunyit, terasi, garam, tangkai daun bawang yang sudah di potong-potong kecil.