Wacana Mobil Terbang di Indonesia, 5 Negara Ini Sudah Duluan?

June 24, 2020 author 0 Comments

mobil terbang

Indonesia baru merencanakannya ada mobil terbang, namun tahukah kamu kalau 5 negara lain seperti Jepang, Prancis, Malaysia, Amerika Serikat, dan Filipina sudah terlebih dahulu mengembangkan prototipe ini?

Indonesia ingin mengembangkan mobil terbang sebagai suatu kendaraan yang akan ada di masa depan. Selain itu Negara kita merasa kalau mobil Terbang dirasa cocok dengan kondisi geografis Indonesia yang notabenenya merupakan Negara kepulauan.

Selain itu mobil ini juga bisa dijadikan solusi untuk dapat mengurangi kepadatan lalu lintas. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartato.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa ia berharap pengembangan dari mobil terbang ini bisa dilakukan sejhalan dengan masuknya berbagai perusahaan otomotif global, sehingga wacana ini bisa terlaksana.

Namun sebenarnya Negara kita bukanlah yang pertama untuk merencanaan pengadaan mobil terbang, riset ini sudah dilakukan oleh beberapa Negara. Berikut ini adalah 5 negara yang telah berinvestasi untuk dapat mengembangkan mobil yang digadang gadang akan menjadi mobil di masa depan itu.

5 Negara yang Berinvestasi untuk Mengembangkan Mobil Terbang

1.Jepang

Pertama ada Jepang yang telah berhasil melakukan uji coba prototipe mobil terbang di Chiba pada tahun 2019 lalu. Mobil buatan NEC Corporation ini telah berhasil melayang salaam 1 menit dalam ketinggian 3 meter. Menurut penjelasan dari penjabat NEC, mobil yang mirip dengan Drone ini dirancang agar dapat terbang tanpa awak.

Spesifikasinya sendiri adaalah memiliki bobot sekitar 150 kg dan memiliki panjang 3,9 meter. Para insinyur dari NEC telah menghabiskan 1 tahun untuk bisa menciptakan mobil terbang ini. Sudah banyak perusahaan besar yang tertarik untuk bekerja sama dengan pemerintah Jepang dalam proyek ini.

Pemerintah jepang sendiri menargetkan mobil ini bisa digunakan untuk publik pada tahun 2023 dan dapat dikendarai untuk jarak dekat pada tahun 2030.

2.Prancis

Dalam rangka persiapan olimpiade Paris 2024, pemerintah Prancis telah menggandeng 3 perusahaan untuk mendesain sebuah mobil terbang. Mobil ini direncanakan akan digunakan untuk transportasi masal saat peserta Olimpiade dari Bandara Charles de Gaulle menuju pusat kota Paris.

Transportasi ini akan mempersingkat waktu tempuh mereka dari bandara ke kota yang jika ditempuh dengan transportasi darat membutuhkan waktu sekitar 1 jam.

3.Malaysia

Sebelum Indonesia, Negara tetangga kita Malaysia ternyata sudah terlebih dahulu merencanakan pengadaan mobil terbang, loh. Mereka sudah terlebih dahulu melakukan riset tentang mobil terbang. Malaysia juga sudah memiliki teknologi serta konsep tentang mobil terbang. Komponen yang akan digunakan Malaysia dalam hal ini direncakanan akan menggunakan komponen lokal.

Tapi pihak Malaysia masih membutuhkan rujukan pihak asing terutapa pada faktor keselamatan penumpang di kabin mobil terbang ini. Perusahaan asal Malaysia, Eastcap Berhard telah bekerja sama dengan 2 perusahaan asal Tiongkok, Ehang Intelligent Equipment dan Strong Rich Holdings untuk dapat membuat prototipe mobil terbang itu.

4.Amerika Serikat

Salah satu perusahaan penerbangan terbesar di dunia, Boeing, menyatakan bahwa prototipe mobil terbang mereka telah berhasil menjalani tes lepas landas pertama pada tanggal 23 Januari 2019 lalu. Mobil ini memiliki bentuk yang menyerupai helicopter, drone, dan juga dilengkapi dengan sepasang sayap yang mirip dengan pesawat terbang.

Pada tes lepas landas pertamanya, mobil ini bisa lepas landas secara vertical, melayang selama kurang dari 1 menit dan kembali mendarat. Meski demikian, Boeing telah menargetkan agar mobil terbang ini dapat terbang sejauh 80 km dan bisa mengangkut penumpang dengan berat maksimum 226,8 kg.

5.Filipina

Kyxz Mendiola berhasil membuat Filipina Koncepto, mobil terbang mereka. Mendiola telah menerbangkan mobil ini pada tahun lalu. Mobil ini berbentuk seperti kapsul yang dilengkapi dengan 16 baling – baling.

Mobil ini dapat terbang setinggi 6,1 meter dengan kecepatan maksimal 60 km/ jam. Dipenerbangan perdananya, mobil ini bisa melayang selama 10 menit. Mobil yang ditenagai dengan baterai Lithium-ion ini hanya dapat mengangkut 1 penumpang dengan bobot maksimal 100 kg.

Leave a Reply:

Your email address will not be published. Required fields are marked *